Ulangi Kekerasan Lagi, IPDN Diminta Segera Dibubarkan
Senin, 23 Jul 07 16:04 WIB
DPR mendesak pemerintah untuk segera membubarkan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). Desakan ini terkait aksi kekerasan yang diduga dilakukan praja (IPDN) Sumedang terhadap tukang ojek Wendi Budiman hingga tewas.
“Sebaiknya IPDN dibubarkan saja. Kalau mau diperbaiki, maka harus dibentuk lembaga baru, ” ujar Agung Laksono di Gedung DPR/MPR Jakarta, Senin (23/7).
Menurutnya, aksi kekerasan yang diduga dilakukan praja IPDN itu terhadap seorang warga Jatiangor, Sumedang sebagai tindakan yang memalukan. Tindak kekerasan yang berulang di IPDN menunjukkan bahwa institusi ini tidak mampu mengendalikan perilaku peserta didik.
Ia juga menilai tim evaluasi IPDN yang dibentuk pemerintah dan dipimpin Prof Dr Ryaas Rasyid juga telah gagal.
Aparat penyidik di Polres Sumedang hari ini, Senin (23/7) sudah memeriksa sekitar 21 saksi, atas kasus kematian tukang ojek Wendi Budiman (23) yang diduga akibat penganiayaan yang dilakukan sekelompok pemuda dan Praja IPDN.
Kapolres Sumedang AKBP Budi Setiawan menjelaskan, 21 orang yang diperiksa itu terdiri dari sembilan Praja IPDN, empat mantan praja dan beberapa warga setempat.
“Mereka masih menjalani pemeriksaan sebagai saksi. Belum ada tersangka dalam kasus kematian tukang ojek tersebut. Kami masih melakukan penyelidikan secara intensif, ” imbuhnya. (dina)
SUMBER:ermuslim
DIarsipkan di bawah: Serba-Serbi Indonesiaku



IPDN Vs tukang Ojek…
Ente baru sadar ya kalo ente emang pengecut n lemah. Kampungan. Beraninya keroyokan.
Sialan benar memang, uang negara abis buat cetak orang2 kayak gini. Mending dibubarin aj. Ga perlu tamat IPDN buat ngisi jabatan2 di Pemerintahan. Banyak sarjana lain kyk Ilmu Pemerintahan yang kualified. Tuhan, kabulkan doa hamba
HEH BANGSAT pelaku pengeroyokan!!!, Brantem ma GW aja Yu??? Brani ma tukang ojek, kroyokan lagi, (…….sensor) dasar. BUBARIN aja IPDN, Institut (…..sensor). GW pengen DPR tegas dooooong, jangan tidur mulu, kasian kan tukang ojek, udah idup susah, digebukin ampe mati lagi. Untuk Wendi, semoga tuhan menerima amal dan perbuatan baikmu. untuk IPDN, (…..sensor) LU!!!!
seetujuuuuuuuuuuuu , bubarkan atau sekalian di Boooom saja IPDN ,kelakuanya memalukannnnnnn
Iya kenapa sih pemerintah membubarkan gitu aja kok repot? kan mereka bisa ditampung akademi/universitas biasa? biar nggak jadi petinju, atau sekalian masukkan aja ke akademi militer, beres!